Postingan

Biodata Arhima Shofia Fariha

Biodata Penulis Nama: Arhima Shofia Fariha Tempat, tanggal lahir : Nganjuk, 25 Juli 1998 Generasi: Gen Z Tokoh idola: Nabi Muhammad SAW Hobi: membaca, menulis Minuman favorit: matcha latte Makanan favorit: ramen miso, sushi, dimsum mentai, salad sayur Riwayat pendidikan:   1 S1 jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas PGRI Mpu Sindok Nganjuk  2. Jurusan Bahasa MAN Nglawak Kertosono 3. SMPN 2 Tanjunganom 4. MIN Sumberkepuh 5. MIN Denpasar 6. RA Al Muhajirin Riwayat organisasi: 1. Wakil bendahara umum - Forum Berbagi Ilmu Indonesia Nganjuk 2. Bendahara 2 - HMPS Pendidikan Bahasa Inggris 3. Bendahara 2 - KSR - PMI Unit UPMS Nganjuk 4. Ketua - Sahabat Hijrah Jawa Timur Riwayat pekerjaan: 1. Tentor bahasa Inggris di LBB Genius  2. Tentor bahasa Inggris di Les Privat Number One Akun platform menulis: - KaryaKarsa: @arhimasf7 - KBM App: @ummu_arafah7 Karya - karya: - Antologi cerpen "City of Dream" (2026) - Antologi puisi "Doa dan Harapan 2023" (2023) - Antol...

Cerpen "Suara Hati Wanita Bercadar"

Gambar
Suara Hati Wanita Bercadar (Oleh: Arhima Shofia Fariha) Sumber: pixabay.com Fajar mulai merangkak. Burung - burung berterbangan mencari makan. Pematangan sawah tersibak angin sepoi - sepoi. Udara dingin di kaki gunung mulai menghunus tulang seorang wanita bercadar. Seorang wanita bercadar itu bernama Eva. Ia tidak tinggal di rumah yang cukup besar. Ia hanya tinggal di gubuk triplek kayu. Eva tinggal bersama kakek dan neneknya. Kedua orang tuanya telah tiada, dikarenakan meninggal kecelakaan mobil. Pada hari itu juga, Eva ingin pergi ke kajian bersama dengan Ratna di mushola selesai Subuh. Ratna ialah seorang wanita lulusan pesantren. Ratna pernah menimba ilmu di pesantren saat SMA. Jadi, Ratna dapat membimbing Eva untuk berhijrah. Setelah sampai di mushola, ia mendengar ceramah ustadz Husain. "Toleransi terhadap non muslim adalah suatu kewajiban. Karena di surah Al Kafirun pada ayat ke - 6 mengatakan "Lakum dinukum waliyadin" yang artinya bagimu agamamu bagiku agamaku. J...

Puisi "Sebuah Hukum Probabilitas Sederhana"

Sebuah Hukum Probabilitas Sederhana (Oleh: Arhima Shofia Fariha) Angka itu merasakan warnanya di setiap musim Terkadang hanya hitam dan putih Tetapi, kebanyakan seperti pelangi Pengalaman itu butuh hukum probabilitas Sederhana dan mudah dimengerti Alur rangkaian peristiwa itu mungkin rumit Tetapi, semua terkadang dibutuhkan aritmatika sederhana Butuh jantung angka dan sepasang diagram Butuh warna di sinestesia linguistik kehidupan manusia Butuh juga haluan kiri atau kanan Tetapi, butuh satu langkah maju lurus Semua bisa sederhana, jika kamu tahu menyederhanakan kehidupan  Nganjuk, 11 Juni 2026

Asal - Usul Nama Penulis

Gambar
Asal - Usul Nama Penulis Arhima Shofia Fariha , ialah seorang penulis yang diberi nama oleh ibunya. Namanya dari bahasa Arab, Arhima artinya itu penyayang. Shofia itu artinya cantik. Fariha itu artinya bahagia. Ibunya ingin menjadikan ia, seorang berkepribadian baik dan sholihah.

Cerpen "Menggenggam Dimensi Waktu"

Gambar
Menggenggam Dimensi Waktu (Oleh: Arhima Shofia Fariha) Sumber: pixabay.com Matahari menyemprot panasnya ke bumi. Angin membenci pergerakan tiupannya. Penghujung langit berkomat - kamit dengan si awan yang menggumpal di angkasa. Lazuardi menampar matahari hingga angkasa semakin memutih. Aku baru saja dari toko antik untuk membeli jam tangan kuno. Aku mencobanya di tangan sebelah kiriku. Saat itu aku sedang di tengah jalan. Tiba - tiba aku menuju lorong waktu melalui kabut ke masa lalu. Sebenarnya, aku bingung itu bahwa aku dimana. Setelah kulihat dengan sepasang bola mataku di balik kacamata, aku melihat tahun di kalender dinding tahun 2011. Angin menjarah tubuhku, menusuk tulang. Hawa di kantor saat itu aku sedang duduk di atas kursi dan mengerjakan tugas dari atasan.  "Hai, aku yang di sana? Bagaimana kabarmu? Aku yang di masa depan ada di sini, di dekat lemari", ucapku dengan penasaran. Aku kaget dan diam. Ternyata, aku tidak terlihat di masa itu, karena di masa lalu aku di...

Puisi "Semi di Bulan Juni"

Gambar
Semi di Bulan Juni (Oleh: Arhima Shofia Fariha) Sumber: pixabay.com Cinta itu rumit Tidak semudah satu tambah satu sama dengan dua Bukan juga aritmatika yang sederhana Apalagi molekul oksigen dan karbondioksida Dunia tidak berputar di jarum sembilan puluh derajat Apalagi sistem reboisasi di bumi Cinta itu tumbuh seperti sistem reboisasi Menghijau dan bersemi di dunia sandiwara Asmara tidaklah mudah diungkapkan Terkadang, seperti sepasang sepatu yang selalu bersama Tanpa lelah mengasihi, menyayangi, mencintai bersama Dalam setiap suka dan duka  Nganjuk, 12 Desember 2025

Puisi "Megatruh Langit"

Gambar
Megatruh Langit (Oleh: Arhima Shofia Fariha) Sumber: pixabay.com Senja meraung menyapa malam Lintang kemukus berjatuhan Horizon menjelma malam Hingga angin membenci dedaunan Nada senja menyaksikan lantunan adzan Langit melengkapi titisan bisu perjalanan dingin Para jamaah berangkat pergi ke masjid untuk sholat Sholat adalah tiang agama Perjalanan menuju surga, tidaklah mudah Hanya orang yang terpilih melewati ujian, yang bisa ke surga Dingin dan sunyi megatruh langit Hingga burung - burung pergi kembali ke sarangnya Nganjuk, 12 Februari 2025